Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) resmi mengumumkan penutupan sementara seluruh jalur pendakian Gunung Merbabu yang terletak di Provinsi Jawa Tengah. Penutupan ini berlaku mulai 1 Januari hingga 28 Februari 2026.
Keputusan ini dikeluarkan sebagai langkah mitigasi keselamatan setelah BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di kawasan pegunungan. Pihak BTNGMb menilai kondisi alam yang tidak stabil — seperti hujan lebat, angin kencang, serta kilat — berisiko tinggi bagi para pendaki.
Selain itu, insiden tragis yang menimpa seorang pendaki akibat tersambar petir di jalur Suwanting pada akhir Desember 2025 turut menjadi pertimbangan penting dalam pengambilan keputusan ini.
Penutupan berlaku untuk semua jalur resmi pendakian, termasuk dari jalur Selo, Suwanting, Wekas, Tekelan, hingga Cuntel. BTNGMb juga mengimbau kepada calon pendaki yang sudah membuat jadwal pendakian untuk melakukan reschedule atau refund sesuai ketentuan yang berlaku.
Pihak pengelola menegaskan bahwa keselamatan pengunjung merupakan prioritas utama, sehingga kebijakan penutupan ini merupakan langkah pencegahan demi menghindari kecelakaan selama kondisi cuaca buruk masih berpotensi tinggi di awal tahun. Liputan6